Parigi – Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menggelar ujian tertulis bagi calon mahasiswa baru Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung jalur kerja sama di Gedung Aula Dikjar, Parigi Moutong, Rabu (8/7).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Parimo Idham Karandja di Parimo, Rabu, mengatakan bahwa pelaksanaan ujian tersebut merupakan tahapan seleksi bagi peserta yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di bidang kesejahteraan sosial.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kerjakan soal dengan tenang, fokus, dan penuh keyakinan agar memperoleh hasil yang maksimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Parimo dan Poltekesos Bandung merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang kesejahteraan sosial.

Program tersebut, katanya, juga mendukung visi Bupati Parimo Erwin Burase dalam membangun daerah melalui peningkatan kualitas SDM hingga ke tingkat desa.

Pelaksanaan ujian tertulis tersebut diawasi langsung oleh dosen Poltekesos Bandung Pribowo guna memastikan proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelum ujian dimulai, Kepala Dinas Sosial membuka secara simbolis naskah soal yang masih tersegel di hadapan pengawas dari Poltekesos Bandung, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, serta perwakilan peserta sebagai bentuk transparansi pelaksanaan seleksi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Parimo Fachruddin Syah menjelaskan bahwa sebanyak 20 calon mahasiswa mengikuti ujian tertulis pada tahun ini. Para peserta berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Parimo, di antaranya Kecamatan Tinombo, Kecamatan Parigi Utara, serta sebagian dari wilayah Kota Parigi.

“Poltekesos Bandung memiliki tiga program studi, yaitu Pemberdayaan Sosial, Rehabilitasi Sosial, dan Pekerjaan Sosial. Kami berharap para peserta yang dinyatakan lulus nantinya mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali mengabdikan ilmunya untuk masyarakat Kabupaten Parimo,” katanya.

Menurut Fachruddin, program kerja sama antara Dinas Sosial Kabupaten Parimo dan Poltekesos Bandung direncanakan menjadi program berkelanjutan yang akan dilaksanakan setiap tahun.

Hal tersebut, jelasnya, diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk memperoleh pendidikan tinggi sekaligus mencetak tenaga profesional di bidang kesejahteraan sosial.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Parimo berharap dapat melahirkan SDM yang berkualitas dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (cai)