Parigi- Bupati Parimo (Parigi Moutong), Sulawesi Tengah Erwin Burase meresmikan sejumlah sekolah yang mendapat bantuan rehabilitasi sebagai upaya pemerintah meningkatkan mutu Pendidikan di daerah itu.

Dalam kunjungan kerja tersebut baru-baru ini, bupati didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hairudin, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sunarti, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Muhammad Rain Abdullah.

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan fasilitas pendidikan yang telah direhabilitasi dapat segera dimanfaatkan oleh siswa serta mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar.

Erwin Burase mengatakan program revitalisasi sekolah merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia yang sejalan dengan Asta Cita, khususnya di bidang pendidikan.

Baca juga: Pemkab Parimo siapkan posko terpadu penanggulangan karhutla

“Alhamdulillah, setelah melihat langsung kondisi sekolah, kami berharap dengan fasilitas yang lebih baik para siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan hasil pendidikan di daerah kita semakin meningkat,” kata Erwin saat peresmian di SD Inpres 3 Kayu Agung.

Selain SD Inpres 3 Kayu Agung, Bupati juga meresmikan SMP Negeri Tomini, SD Negeri Ulatan, serta SD Inpres 2 Bobalo dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut.

Ia menambahkan, kunjungan serupa akan terus dilakukan secara bertahap mengingat luasnya wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Baca juga: Bupati Parimo tegaskan komitmen dukung swasembada pangan

“Ke depan kami akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah lainnya. Karena wilayah Parigi Moutong cukup panjang, maka kami membaginya menjadi wilayah selatan, tengah, dan utara,” ujarnya.

Usai peresmian, Bupati juga meninjau langsung sejumlah ruangan sekolah dan memberikan arahan mengenai pentingnya pemeliharaan fasilitas agar dapat digunakan dalam jangka panjang dan bermanfaat bagi generasi mendatang.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong Sunarti mengatakan seluruh pekerjaan rehabilitasi telah melalui proses pengawasan yang ketat guna memastikan kualitas bangunan memenuhi standar teknis pendidikan dan siap digunakan.

“Insya Allah ke depan sarana dan prasarana pendidikan di daerah kita akan semakin baik sehingga kualitas dan mutu pendidikan dapat meningkat secara seimbang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perbaikan fasilitas yang telah dilakukan dan berharap keberadaan sarana yang memadai dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang lebih efektif. (Mikha)