Jakarta- Bupati Morut (Morowali Utara) Delis J. Hehi menemui utusan khusus Presiden Republik Seychelles untuk Asean (negara-negara bersahabat di Asia Tenggara) Nico Barito di Kedubes Seychelles Jakarta, Selasa (14/1/2025), untuk mengupayakan bantuan kerja sama membangun sektor kepariwisataan di daerah tersebut.

Menurut Delis, Republik Seychelles sebuah negara kepulauan di Samudera Hindia ini dekat Afrika itu adalah negara yang ekonominya sukses dengan berbasis pariwisata, sehingga Seychelles memiliki pengalaman, strategi dan sumber daya yang potensial untuk membangun sektor kepariwisataan Morut.

Baca juga: Target retribusi sampah Kota Palu tetap Rp15 miliar Tahun 2025

“Tambang di Morut suatu saat akan habis, namun sektor kepariwisataan akan menjadi kekuatan yang terus menerus dapat diandalkan untuk mensejahterakan daerah ini,” katanya usai pertemuan.

Morut membutuhkan bantuan dan dukungan Seychelles dalam menata obyek-obyek wisata, memberdayakan potensi lokal, meningkatkan kapasitas penyelenggara atau ‘stakeholders’ di seluruh sub-sektor kepariwisataan bahkan juga pemasaran.

Baca juga: Kolaborasi cegah penyalahgunaan narkotika bentuk komitmen Pemkot Palu

Utusan khusus Presiden Seychelles mengaku gembira menerima kunjungan Bupati Morut dan berjanji akan mengunjungi Morut untuk melihat dari dekat potensi-potensi pembangunan sektor kepariwisataan di daerah berpenduduk sekitar 125.000 jiwa ini.

“Dari hasil diskusi saya dengan pak Delis, saya menilai Morut memiliki potensi sektor keparisiataan dan kelautan yang besar dan pak Delis memiliki ide-ide besar untuk sektor ini, amun dia membutuhkan rekan-rekan berskala internasional untuk menjalin kerja sama untuk mempercepat pembangunan sektor kepariwisataan dan kelautan dan pesisir,” ujar Nico.

Baca juga: Kolaborasi Pemkot Palu dan BPJN revitalisasi infrastruktur jalan

Republik Seychelles yang memiliki pengalaman di sektor kepariwisataan, kata Nico, siap untuk bekerja sama membangun sektor kepariwisataan, kelautan, pulau-pulau dan pesisir.

Apapun yang akan dikerjakan bersama nanti, harus berbasis kearifan lokal, katanya menambahkan. (RoMa/Ryo)

Baca juga: Program Morut Sehat dipastikan tetap lanjut