Bupati Morowali Utara hadiri kuliah umum kesehatan
Morut- Bupati Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Delis Julkarson Hehi menghadiri sekaligus membuka seminar ilmiah dan kuliah umum tentang kesehatan otak dan perkembangan ilmu bedah saraf bersama pakar bedah saraf nasional, Eka Julianta Wahjoepramono, di Kolonodale, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan bertajuk “The Amazing Human Brain & Potential Catastrophe” yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara itu menjadi sarana edukasi bagi tenaga kesehatan dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan otak serta mencegah berbagai penyakit.
Delis mengatakan kehadiran Eka merupakan kesempatan berharga bagi Morowali Utara untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung dari pakar bedah saraf yang telah dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
“Beliau adalah salah satu guru besar idola saya ketika masih menjadi mahasiswa kedokteran. Kehadiran beliau hari ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kesempatan langka bagi kita semua,” katanya.
Ia menyoroti masih adanya informasi keliru di masyarakat mengenai kesehatan, termasuk anggapan bahwa konsumsi obat hipertensi secara rutin dapat merusak ginjal.
Padahal, hipertensi yang tidak terkontrol justru dapat merusak pembuluh darah, mengganggu fungsi ginjal, dan meningkatkan risiko stroke.
Karena itu, ia berharap tenaga medis, kepala puskesmas, TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan pengelola Posyandu Lansia dapat meneruskan informasi kesehatan yang benar kepada masyarakat.
Sementara itu, Eka mengatakan kunjungannya ke Morowali Utara merupakan bagian dari upaya memperluas akses pengetahuan kedokteran, khususnya bidang bedah saraf, agar tidak hanya berkembang di kota-kota besar.
Ia berharap Morowali Utara dapat meningkatkan kemampuan pelayanan kesehatan spesialistik sehingga masyarakat tidak selalu harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.
“Sudah selayaknya Morowali Utara menjadi salah satu pusat yang mampu menangani kebutuhan pelayanan kesehatannya sendiri. Kita berharap semakin banyak dokter yang mengabdikan diri di sini dan terus meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan spesialis,” ujarnya.
Eka juga mendorong pemerintah daerah memanfaatkan peluang beasiswa pendidikan, termasuk beasiswa daerah dan LPDP, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Menurut dia, peningkatan kapasitas dokter merupakan investasi penting bagi masa depan pelayanan kesehatan di daerah.Seminar tersebut dilanjutkan dengan kuliah umum, diskusi, dan sesi tanya jawab bersama peserta.
Kegiatan itu turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Morowali Utara Arif Paskal Pokonda, tenaga medis, kepala puskesmas, pengurus TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, serta pengelola Posyandu Lansia. (Wan)

Tinggalkan Balasan