Wakil Bupati Morowali Utara dorong ASN lanjutkan pendidikan
Morut- Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K. mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna memperkuat kompetensi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Hal itu disampaikan Djira saat membuka Sosialisasi Program Magister (S2) Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi serta Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) S1 Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara, Senin (5/10/2026).
Menurut Djira, peningkatan kualifikasi akademik ASN perlu berjalan seiring dengan penguatan kompetensi agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Morowali Utara, kami menyampaikan apresiasi kepada Universitas Tadulako yang telah memberikan ruang bagi aparatur kita untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi. Informasi ini jangan berhenti di ruangan ini, tetapi diteruskan kepada ASN lainnya,” ujarnya.
Ia mengatakan, tuntutan terhadap ASN semakin kompleks sehingga aparatur tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman kerja. ASN, kata dia, harus terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
Djira menyebut kompetensi ASN mencakup kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural. Pendidikan formal menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kemampuan tersebut.
“Tidak boleh ada waktu bagi kita untuk berhenti mengembangkan diri. Tuntutan kompetensi bagi aparatur terus berkembang. Karena itu, kesempatan untuk belajar harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.
Ia juga menilai pendidikan tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan, tetapi turut membentuk sikap, nilai, perilaku, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan maupun pekerjaan.
Djira yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Tadulako pada 1984 itu mengatakan keterampilan yang diperoleh ASN melalui pendidikan harus bermuara pada peningkatan kemampuan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pendidikan itu bukan hanya soal pengetahuan. Ada ranah sikap, nilai dan perilaku, serta keterampilan. Bagi ASN, keterampilan itu harus bermuara pada kemampuan memberikan pelayanan yang lebih baik sesuai tugas pokoknya,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris BKPSDMD Morowali Utara Lolyta Sarapang mengatakan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya membuka peluang pengembangan sumber daya manusia bagi ASN di daerah.
“Kami mengimbau seluruh ASN mengikuti sosialisasi ini dengan baik agar nantinya dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama dengan Universitas Tadulako,” katanya.
Menurut Lolyta, BKPSDMD berharap program pendidikan tersebut dapat diikuti lebih banyak ASN dari berbagai perangkat daerah sehingga peningkatan kualifikasi pendidikan dapat berjalan seiring dengan kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur.
Pemkab Morowali Utara, kata dia, juga akan menindaklanjuti peluang kerja sama dengan Universitas Tadulako, termasuk melalui pembahasan kerja sama kelembagaan.
Dalam sosialisasi tersebut, tim FISIP Universitas Tadulako memaparkan Program Magister Administrasi Publik, Program Magister Ilmu Komunikasi, serta RPL S1 Administrasi Publik.
Materi disampaikan Koordinator Program Studi S2 Administrasi Publik Prof. Dr. Mustainah, M.Si., Koordinator Program Studi S2 Ilmu Komunikasi Dr. Siti Murni Kaddi, M.Si., serta Ketua Senat FISIP Universitas Tadulako Prof. Dr. Syahruddin Hattab, M.Si.
Program RPL S1 Administrasi Publik memberikan alternatif bagi calon mahasiswa yang memiliki pengalaman atau capaian pembelajaran sebelumnya untuk memperoleh pengakuan sesuai ketentuan yang berlaku.
Djira menegaskan pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sehingga ASN diminta tidak melewatkan peluang pendidikan yang tersedia.
“Manfaatkan momentum ini untuk pengembangan diri sebagai ASN. Pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” pesannya.
Sosialisasi tersebut diikuti sejumlah kepala perangkat daerah dan perwakilan ASN dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara.
Pemerintah daerah berharap peningkatan kualifikasi dan kompetensi ASN melalui pendidikan berkelanjutan dapat berdampak pada pengembangan karier aparatur, peningkatan produktivitas kerja, kualitas pelayanan publik, serta kapasitas pemerintahan dalam mendukung pembangunan Morowali Utara. (Wan)

Tinggalkan Balasan