Bupati Delis: Kaum bapak GKST harus jadi juru damai
Morut- Bupati Morowali Utara, Sulawesi Tengah Delis Julkarson Hehi mengajak kaum bapak Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) menjadi juru damai dan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan keluarga, gereja, masyarakat, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Marilah kita menjadi berkat, bukan menjadi beban bagi bangsa ini. Marilah kita menjadi juru damai dan menjadi solusi bagi bangsa ini, bukan menjadi sumber perpecahan,” kata Delis saat membuka Pertemuan Akbar Bapak GKST sekaligus HUT ke-58 Persekutuan Bapak GKST di Lapangan Wita Mori, Beteleme, Morowali Utara, Rabu (4/11/2026).
Delis yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan kaum bapak memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin dan teladan dalam keluarga, terutama dalam membangun kehidupan rohani serta membimbing anak-anak.
Ia mengingatkan orang tua agar memberikan contoh dalam kehidupan bergereja, karena keteladanan lebih penting daripada sekadar meminta anak rajin beribadah.
Ketua Panitia Pelaksana Krispen Hebret Masu mengatakan kegiatan bertema “Hiduplah sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran” tersebut berlangsung pada 4-9 November 2026 dan diikuti 4.132 peserta dari 27 klasis se-Sinode GKST.
Sementara itu, Ketua Persekutuan Bapak Sinode GKST Frits Sam P. Kandori mengajak peserta menjadikan peringatan tersebut sebagai momentum memperbarui iman dan komitmen pelayanan, serta memperkuat peran kaum bapak sebagai pemimpin yang melayani dan menjadi teladan dalam keluarga.
Rangkaian kegiatan selama enam hari meliputi lomba keagamaan, pertandingan olahraga, napak tilas, serta penanaman bibit durian dan cokelat di kebun GKST yang dikelola Klasis Beteleme.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Morowali Utara dan defile kontingen dari 27 klasis. (RoMa)

Tinggalkan Balasan