UGM dan Morut kerja sama penyelenggaraan KKN mahasiswa
Palu- UGM (Universitas Gajah Mada) Yogyakarta dan Pemerintah Kabupaten Morut (Morut), Sulawesi Tengah membangun kerja sama pengadilan masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kabupaten tersebut.
“Kami terbuka menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, tidak terkecuali Kampus UGM untuk program pengabdian kepada masyarakat,” kata Wakil Bupati Morut Djira melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Selasa (27/5/2025).
Baca juga: Sulawesi Tengah pertahankan LP2B untuk keberlanjutan swasembada
Dalam keterangannya, kunjungan mereka ke Kampus UGM membahas kegiatan kerja sama riset sekaligus menindaklanjuti rencana KKN mahasiswa yang dijadwalkan pada Juni 2025 di Morut.
Ia dan tim bertemu Direktur Pengabdian Kepada Masyarakat UGM Rustamaji yang mana dalam kesepakatan kedua belah pihak melakukan tiga kajian yang dianggap penting dalam program KKN nanti.
Baca juga: Delis puji pembangunan Sulteng di usia ke-60
“Adapun kajian dilakukan yakni mengenai determinasi stunting, Kedukan kajian kondisi lingkungan dan sosial ekonomi kerakyatan di kawasan lingkar tambang dan kajian pengembangan koperasi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kajian determinasi stunting mencakup penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi atau penyebab stunting sebagai upaya pemerintah daerah (pemda) menyukseskan langkah percepatan menelan prevalensi stunting atau eradikasi.
Baca juga: Belum ada lonjakan harga bahan pokok jelang Ramadhan
Sebab, stunting salah satu masalah kompleks yang harus ditangani lintas sektor, karena bukan hanya menyangkut masalah kesehatan.
“Kehadiran mahasiswa KKN nanti kami harap dapat memberikan membantu pemda dalam menekan prevalensi stunting,” ujarnya.
Baca juga: Analisis biaya manfaat rehab-rekon penting di dokumenkan
Pemkab Morut juga berharap kehadiran UGM dapat memberi kontribusi besar dalam memajukan daerah itu dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, lebih cerdas dan lebih sejahtera.
“Membangun daerah perlu kolaborasi dengan berbagai pihak, tanpa kerja sama lintas sektor sulit untuk meraih kesuksesan,” turur Djira. (RoMa)
Baca juga: Morut dapat penghargaan kategori istimewa indeks reformasi hukum

Tinggalkan Balasan