Palu- Bus Trans Palu dipastikan mulai beroperasi kembali pada akhir Januari 2026, kata Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah.

“Sebelum layanan transportasi itu diaktifkan ulang, kami saat ini fokus melakukan penguatan terhadap pengemudi sekaligus penyesuaian rute layanan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Dishub) Kota Palu Trisno Yunianto di Palu, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Bus Trans Palu disiapkan untuk perkuat mobilitas trasportasi

Ia menjelaskan, sejak akhir 2025 pemerintah telah membangun 30 halte, 20 diantaranya merupakan halte utama di tambah 10 halte dari program tanggung jawab sosial.

Selain itu Pemkot Palu juga menyediakan 80 titik pemberhentian bus dan semua fasilitas penunjang layanan transportasi tersebut dinyatakan sudah siap digunakan.

Baca juga: Simulasi kebencanaan kegiatan wajib Pemkot Palu

“Layanan transportasi Bus Trans Palu harus ditunjang dengan infrastruktur memadai, maka tahun 2025 kami mematangkan infrastruktur itu sehingga operasional dapat dilakukan pada awal tahun ini,” ujarnya.

Ia mengemukakan, layanan transportasi umum disediakan dan dijamin oleh pemerintah sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), maka keberadaan Bus Trans Palu salah satu wujud konsistensi Pemkot Palu menyediakan layanan moda transportasi umum kepada masyarakat.

Dalam penyelenggaraan kegiatan transportasi tersebut, Pemkot Palu atas kerja sama dengan PT Bagong Transportasi mengoperasikan 24 unit kendaraan, sedangkan dia unit lainnya dicadangkan.

Baca juga: BKK bangun kemandirian ekonomi masyarakat desa

“Pemantapan sarana dan prasarana dilakukan merupakan hasil evaluasi dilakukan pemerintah dengan harapan layanan itu semakin diminati publik guna membantu memperlancar aktivitas sehari-hari,” tutur Trisno.

Ia menambahkan, pengoperasian kembali layanan Buda Trans Palu tidak merubah tarif yang sudah ditetapkan sebelumnya, yang mana tarif transportasi itu sangat murah yakni Rp5.000 untuk penumpang dewasa, lalu siswa dan mahasiswa gratis.

“Nilai tarif itu berlaku untuk rute dekat maupun rute jauh, dan pada pengoperasian ulang nanti dipastikan tidak ada perubahan,” kata dia.

Baca juga: Forum Petani Plasma Buol sayangkan penganiayaan petani sawit