Kolonodale- Djira, Wakil Bupati Morowali Utara (Morut) menegaskan bahwa sepak bola merupakan pemersatu sekaligus menjadi arah prestasi daerah ke depan pada cabang olahraga tersebut.

hal itu ia sampaikan pada penutupan Open Turnamen Sepak Bola Askab PSSI Morowali Utara di Lapangan Morokoa Kolonodale, Sabtu (20/12/2025).

Partai final mempertemukan dua tim kuat, 3G A99 asal Palu melawan Harbour FC Kolonodale. Duel sengit yang disaksikan suporter dari berbagai kecamatan ini berlangsung penuh tensi hingga peluit akhir.

Gol tunggal yang tercipta memastikan 3G A99 keluar sebagai juara dengan skor tipis 1–0, sekaligus menutup rangkaian turnamen dengan euforia kemenangan.

Dalam sambutannya Djira menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pemersatu dan sarana strategis pembinaan generasi muda.

“Olahraga adalah bahasa pemersatu. Turnamen ini membuktikan bahwa sepak bola mampu merajut kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat juang. Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung kegiatan olahraga yang positif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Morowali Utara, terlebih menghadapi agenda besar Porprov 2026.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Morowali Utara, Arief Ibrahim, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen, mulai dari panitia, tim peserta, hingga masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang pembinaan, silaturahmi, dan penguatan ekosistem sepak bola daerah. Kami ingin melahirkan generasi pesepakbola yang siap bersaing dan mengharumkan Morowali Utara,” ujarnya optimistis.

Arief juga menegaskan kesiapan Askab PSSI Morut dalam menatap Porprov 2026 yang akan digelar di Morowali, seraya mengajak seluruh elemen untuk bersatu mendukung persiapan atlet daerah.

Dukungan konkret juga datang dari Ketua DPRD Morowali Utara, H. Warda Dg. Mamala, yang memberikan bonus tambahan sebesar Rp21 juta untuk panitia dan para peraih prestasi, termasuk pemain terbaik dan top skor.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung olahraga, baik secara kelembagaan maupun pribadi. Sepak bola Morowali Utara harus siap dan berprestasi di Porprov 2026. Target kita jelas: ikut dan menang,” tegas Warda.

Pada penutupan turnamen, panitia menetapkan hasil akhir sebagai berikut:

  • Juara I: 3G A99
  • Juara II: Harbour FC
  • Juara III: Persiga Ganda-Ganda
  • Juara IV: Anutapura FC
  • Pemain Terbaik: Tahrizal (3G A99)
  • Top Skor: Orin (Tamainusi FC)
  • Kiper Terbaik: Saiful Hayat (Harbour FC)

Penutupan ditandai dengan penyerahan piala dan penghargaan oleh Wakil Bupati Morowali Utara kepada para pemenang, disambut sorak sorai suporter yang memadati lapangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Morowali Utara, anggota DPRD Morut, unsur Forkopimda, Kalapas Kelas III Kolonodale, Danramil, Kapolsek Petasia, jajaran Askab PSSI Morut, seluruh tim peserta, serta masyarakat pecinta sepak bola.

Dengan berakhirnya turnamen ini, Morowali Utara menegaskan komitmennya menjadikan olahraga sebagai instrumen pembinaan generasi muda dan peningkatan prestasi daerah. (RoMa)