BPBD optimis bisa padamkan karhutla di Parigi Moutong
Parigi- BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) optimis bisa memadamkan api dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai mengatakan, hingga hari kedelapan penanganan karhutla, tim terpadu telah bekerja keras dan menunjukkan progres positif di lapangan.
“Hingga hari ke delapan bencana karhutla, tim telah bekerja keras. Upaya pemadaman telah menunjukkan progres yang positif, kami optimis bisa teratasi,” kata Rivai di Parigi, Minggu (8/2/2026).
Baca juga: Sekolah di Parigi Moutong dapat bantuan TV pintar
Ia menjelaskan, pada hari kedelapan, tim terpadu menyisir delapan titik kebakaran. Hingga Minggu sore, petugas berhasil memadamkan api, sementara pemadaman di titik lain akan dilanjutkan Senin pagi, karena masih terdeteksi bara api di atas gunung pada bekas lahan terbakar.
“Tersisa saat ini bara api. Kami berharap tidak terjadi angin kencang karena dapat membawa bara ke titik lain dan memicu kebakaran baru. Jarak ke titik tersebut sekitar 10 kilometer dan hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki,” ujarnya.
Rivai menambahkan, tim terpadu dibagi menjadi beberapa kelompok untuk agenda pemadaman berikutnya, dengan skema penggunaan alat tangki semprot, sedangkan mobil pemadam kebakaran tetap disiagakan.
“Cara yang kami gunakan saat ini sangat efektif, mengingat kondisi medan yang tidak memungkinkan ditembus mobil pemadam kebakaran. Meski alat sederhana, hasilnya sangat efektif,” ucap Rivai.
Berdasarkan data BPBD, total luas lahan terdampak karhutla mencapai sekitar 147 hektare, meningkat dari sebelumnya sekitar 90 hektare. Rinciannya, Dusun IV Desa Toboli dan Dusun I Desa Avolua seluas 29 hektare, Dusun II dan III Desa Avolua seluas 99 hektare, wilayah perbatasan Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, dan Desa Uevolo, Kecamatan Siniu seluas 19,66 hektare, serta Desa Towera, Kecamatan Siniu seluas 2,2 hektare.
“Kerja sama di lapangan sangat menentukan keberhasilan penanganan karhutla. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh tim,” kata Rivai.
Ia menambahkan, tim terpadu penanggulangan karhutla berjumlah 334 orang dan didukung 12 kendaraan operasional, tiga di antaranya mobil pemadam kebakaran serta sisanya mobil tangki penyuplai air. Selain itu, kegiatan pemadaman mendapat bantuan 70 unit tangki semprot untuk mempercepat proses pemadaman api. (Wan)

Tinggalkan Balasan